Seanane.com – Akrapovic menuntut AHM soal Knalpot palsu ke pengadilan? Berawal dari insiden knalpot Akrapovic palsu yang terjadi bulan Februari lalu. Yaitu ketika launching All New Honda PCX 150 2018, akhirnya berbuntut panjang. Beberapa pihak saling memberikan klarifikasi dari Sphinx Motorsport, BMS dan PT. AHM, serta Yoshimura pun juga ikut memberikan pernyataannya terkait knalpot Akrapovic palsu pada Honda PCX 150 lokal 2018. Kini PT. AHM dituntut Akrapovic soal knalpot palsu ke pengadilan.

Sedikit cerita, Sphinx Motorsport sebagai distributor knalpot Akrapovic asli dari Slovenia merasa dirugikan dan protes. Bahwa knalpot Akrapovic Honda PCX 150 adalah palsu, setelah itu PT. AHM memberikan klarifikasi dan meminta maaf. BMS sebagai modifikator mengklaim bahwa itu knalpot asli Yoshimura yang salah pasang emblem dan meminta maaf juga. Tapi permasalahan tidak berhenti di situ, pihak Yoshimura juga memberikan pernyataan tegas. Bahwa Yoshimura tidak punya produk seperti itu.

Akrapovic palsu pada Honda Pcx 150

Budiman Teritanto pemilik dari pihak Sphinx Motorsport mengatakan bahwa.

“Jadi, ada yang email langsung ke Slovenia (produsen Akrapovic). Dan pihak sana bertanya kepada saya. Kamu tahu masalah ini? Dan mereka menunjuk saya untuk menyelesaikan masalah tersebut. Jadi diteruskan, hingga sidang dan lain-lain. Tempuh jalur hukum, karena Honda tidak sekali ini saja. Setelah itu, kita cari semua, dan benar keluar semua”.

Akrapovic Menuntut AHM Soal Knalpot Palsu Ke Pengadilan

Efek penggunaan knalpot Akrapovic palsu ini jadi semakin panjang dan ruwet. Pihak Akrapovic merasa dirugikan dan menuntut AHM ke pengadilan, kenapa tidak BMS nya yang dituntut? Tentu saja targetnya harus yang besar, dengan beberapa pertimbangan. Pertama, akan meningkatkan brand awareness dari Akrapovic sendiri, sehingga akan meningkatkan nilai jual. Kedua, tentu saja soal harga diri, brand sekelas Akrapovic tidak mau dilecehkan oleh pabrikan otomotif raksasa Honda. Ketiga, tuntutan ke AHM sepertinya cukup besar sehingga jika ke BMS, mereka tidak akan sanggup.

Masalah tidak sampai di situ saja, jika sampai pihak Yoshimura juga ikut menuntut AHM maka masalah bakal semakin pelik. Sebagaimana kita tahu bahwa orang luar negeri itu tidak pernah main-main soal merk dagang yang sudah mereka patenkan.

Akrapovic palsu pada Honda Pcx 150

AHM sekarang harus menanggung akibat dari penggunaan knalpot Akrapovic palsu ini. Mereka harus menyelesaikan tuntutan pihak Akrapovic ke pengadilan. Meskipun kesalahan tidak 100% diperbuat oleh pihak AHM namun mereka tetap harus bertanggung jawab secara hukum. So bagaimana komentar Anda terhadap kasus “Akrapovic menuntut AHM soal knalpot palsu ke pengadilan”?
Sumber : Liputan6.com

Iklan